Tips Membeli Tanah Yang Belum Bersertifikat

Image: canva.com

10 Tips Membeli Tanah Yang Belum Bersertifikat Yang Perlu Kamu Ketahui

Salah satu aset yang sangat menjanjikan dan memiliki nilai jual tinggi ialah tanah. Tanah juga dapat dijadikan agunan atau jaminan ke bank bilamana Kamu membutuhkan dana dadakan. Namun, menginvestasikan tanah bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi tanah itu belum bersertifikat. Meski begitu, bukan berarti Kamu tidak bisa membeli tanah yang belum bersertifikat karena ada tips membeli tanah yang belum bersertifikat yang akan diuraikan di bawah ini.

1. Perhatikan Kondisi Tanah

Sebelum membeli tanah, pastikan Kamu telah memeriksa kondisi tanah. Fungsinya agar Kamu bisa mengecek apakah tanah itu tanah bergerak (mudah longsor) atau tidak jika dibangunkan rumah di atasnya.

2. Perhatikan Lokasi Tanah

Selain memperhatikan kondisi tanah, Kamu perlu mengecek lokasi tanah yang diincar. Karena lokasi tanah ini mempengaruhi harga yang yang ditawarkan juga. Apabila lokasi tanah itu strategis, harganya pun akan semakin naik.

Baca Juga :  10 Tips Membeli Tanah Yang Perlu Kamu Ketahui Agar Tidak Menyesal

3. Luas Tanah Ideal

Luas tanah ini dapat Kamu tentukan sendiri, karena pasti disesuaikan dengan kebutuhan. Luas tanah yang ideal tidak perlu berhektar-hektar asalkan strategis dan cukup untuk membangun satu huniah.

4. Perhatikan Biaya

Membeli tanah bukan hanya faktor harga per meternya berapa, namun dokumen seperti sertifikat itu lebih penting. Jika tanah yang akan Kamu beli belum bersertifikat, Kamu bisa membuat surat perjanjian dengan materai.

5. Tidak Likuid

Tanah memang merupakan aset, namun bukan aset likuid yang bisa diuangkan dalam waktu yang cepat. Tanah bisa digunakan sebagai aset investasi pembangunan, maka Kamu jangan menjadikan tanah sebagai dana darurat.

6. Bebas Sengketa

Baca Juga :  10 Ciri-Ciri Tanah Yang Bagus Untuk Perumahan Yang Perlu Kamu Tau

Tips membeli sertifikat tanah yang belum bersertifikat lainnya ialah menghindari tanah yang masih dalam masa sengketa, seperti berstatus sengketa warisan dan jaminan bank. Untuk mengetahui tanah itu bebas sengketa, maka Kamu perlu mengetahui riwayat tanah itu.

7. Bebas Penggusuran

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, upayakan untuk tidak membeli tanah negara atau tanah yang masuk ke dalam peta rencana pembangunan pemerintah. Karena tanah tersebut beresiko menjadi tanah pembebasan lahan.

8. Lakukan Prosedur Pembelian Secara Benar

Untuk membeli tanah yang belum bersertifikat juga mesti dilakukan prosedur pembelian yang sistematis. Akad pembelian tanah tersebut perlu didukung dengan bukti yang kuat, entah itu kwitansi maupun surat perjanjian bermaterai.

Baca Juga :  10 Alasan Membeli Tanah Yang Perlu Kamu Ketahui

9. Pakai Jasa Notaris

Agar pembelian tanah itu dianggap sah, coba Kamu memakai jasa notaris meskipun tanah itu belum bersertifikat. Ketika diuruskan notaris mungkin saja Kamu bisa sekalian membuat sertifikat tanah tersebut.

10. Balik Nama

Dengan menggunakan jasa notaris dan PPAT, setidaknya ada bukti dan saksi kuat bahwa pembelian tanah itu benar terjadi. Untuk mengantisipasi klaim kepemilikan oleh orang lain, Kamu bisa sesegera mungkin membalik namakan tanah itu.

Demikianlah tips membeli tanah yang belum bersertifikat yang perlu Kamu ketahui. Semoga tips ini bermanfaat untuk Kamu yang tengah membeli tanah dalam waktu dekat.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *